Langsung ke konten utama

JURNALISTIK

 


Jurnalistik ialah perkejaan yang dimana  selalu berkaitan dengan media massa, baik media cetak, elektronik, radio maupun televisi.

Yang dimana didalam Jurnalistik terdapat beberapa  tahap kegiatan yaitu mengumpulan materi berita (peliputan), pemberitaan peristiwa (reporting), penulisan berita (writing), penyuntingan naskah berita (editing), dan penyajian atau penyebarluasan berita (publishing/broadcasting) melalui media. Didalam pencarian berita haruslah berpegang pada prinsip 5W+1H agar para penonton maupun yang membaca berita yang disajikan tidak mendapat kendala seperti kebingungan atau tidak memahami isi berita yang dibawakan.

didalam Jurnalistik terdapat kode etik Jurnalistik dan 9 elemen Jurnalisme yakni :

KODE ETIK JURNALISTIK YANG HARUS DIMILIKI :

1. Wartawan Indonesia bersifat independen, menghasilkan berita yg akurat, berimbang, serta tidak bermaksud buruk.

2.Wartawan Indonesia menempuh cara-cara yang profesional dalam menjalankan tugas jurnalistiknya.

3. Warttawan Indonesia selalu menguji informasi, memberitakan secara berimbang, tidak mencampur adukan fakta dan opini yang bersifat menghakimi,serta menerapkan asas praduga tak bersalah.

4. Wartawan Indonesia tidak membuat berita bohong,fitnah,sadis, bahkan cabul.

5. Wartawan Indonesia tidak menyebutkan dan menyiarkan identitas korban tindak pidana asusila dan tidak menyebutkan identitas anak pelaku tindak pidana.

6. Wartawan Indonesia tidak menyalahgunakan profesinya setta tidak menerima suap-menyuap.

7. Wartawan Indonesia berhak menolak untuk melindungi sumber yang tidak diketahui identitas atau keberadaanya, dengan menghormati ketentuan embrago, Informasi latar belakang, dan off the record sesuai dengan kesepakatan.

8. Wartawan Indonesia tidak menulis atau menyiarkan berita berdasarkan prasangka atau deskiriminasi terhadap seseorang atas dasar perbedaan suku, ras, warna kulit, agama, jenis kelamin, bahasa yang tidak merendahkan yang lemah, miskin, sakit, cacat mentak, atau tidak mampu secara fisik.

9. Wartawan Indonesia menghormati hak narasumber mengenai kehidupan pribadinya, kecuali untuk kepentingan umum.

10. Wartawan Indonesia segera mencabut, membetulkan, dan mengoreksi berita bohong dan tidak benar sesuai permintaan maaf kepada pembaca, pendengar dan pemirsa.

11. Wartawan Indonesia melayani hak jawab dan hak koreksi secara proporsional.

Adapun 9 elemen didalam Jurnalistik yaitu :

1. Keewajiban jurnalisme pertama kali adalah berpihak pada kebenaran.
2. Loyalitas(kesetiaan) pertamanya kepada warga/publik.
3. Esensi jurnalisme adalah disiplin akan verifikasi.
4. Para praktisinya (jurnalis/wartawan) harus menjada indepedensi dari objek liputannya.
5. Jurnalis harus membuat dirinya sebagai pemantau idenpenden kekuasaan.
6. Jurnalis harus memberi forum bagi publik untuk saling mengkritik dan menemukan solusi.
7. Jurnalis harus berusaha membuat hal penting untuk menjadi menarik dan relevan.
8. Jurnalis harus membuat berita yang komprehensif dan proporsional.
9. Jurnalis harus diperbolehkan mendengarkan hati nurani personalnya.

Itulah sedikit yang dapat saya sampaikan berkaitan tentang Jurnalistik kepada teman teman, Semoga bermanfaat untuk teman teman semuanya. 
sampai bertemu kembali :)

Muhammad Mefrian Fozadinata
D1C021056
1 Jurnalistik B


Komentar

Postingan populer dari blog ini

TERJADI PERISTIWA KECELAKAAN OLEH KAKAK PEREMPUAN SAYA !!!

Baru beberapa hari yang lalu, tepatnya pada hari jum'at, 10 Desember 2021. Kakak saya mengalami kecelakaan dijalan sepakat Kota bengkulu. Kronologi nya  Pada hari jum'att itu, kakak saya yang hendak berangkat berkerja dengan melewati jalan sepakat. Kakak saya saat itu telah berada dijalan yang seharusnya akan tetapi kakak saya kaget bahwa mobil yang dihadapan nya tiba-tiba menempong/menyalip mobil didepannya dengan jarak yang cukup dekat dengan keberadaan posisi kakak saya sehingga tidak ada waktu untuk mengelak,  mobil tersebut mengambil jalan kakak saya dan pada akhirnya terjadi kecelakaan itu. Kakak saya dengan kondisi yang lemas dan terluka dikisaran kaki nya. Kebetulan dibelakang kejadian itu, terdapat saksi yang melihat yaitu tetangga yang cukup dekat, sehingga kakak saya dibawa kepuskemas,dikarenakan puskemas tidak tedapat alat ronsen sehingga dipindahkan ke rumah sakit Rafflesia. Setelah kejadian itu, kakak saya menelpon kerumah. Mendengar kejadian itu saya dan keluarg...

TINDAKAN KRIMINAL SEKS TELAH MEMBUDAYA DI NEGERI KITA ???

Beberapa bulan ini, saya telah mendengar dan membaca atas terkuak / muncul nya perbuatan kriminalitas yang dilakukan oleh segelintir oknum kepada korban yaitu pemerkosaan. Perbuatan ini merupakan tindakan yang sangat memalukan dan termasuk kedalam kriminalitas yang melanggar kesusilaan, yang dimana perbuatan ini dilakukan dengan cara pemaksaan untuk melakukan aksi pemenuhan kepuasaan oleh oknum antaralain, memegang, meraba, mencium , hingga terjadilah sesuatu hal tidak dikehendaki.  Dengan melihat ini, saya bertanya  kepada diri sendiri. Apakah saya sekarang telah hidup di perujung akhir zaman?? .Saya mengerti, bahwa akhir zaman tidak pernah diketahui oleh siapapun bahkan malaikat pun tidak mengetahui apa rencana yang telah dibuat oleh Allah SWT kedepannya. Dengan banyak nya perbuatan kriminalitas ini, saya memiliki pendapat atas penyebab terjadi nya perbuatan ini, yang pertama, kurang nya iman, sehingga tidak terdapatnya benteng yang menahan didalam diri, kedua, hasrat hormon...

Cerita Singkat Perjalanan saya

Pada awalnya saya disekolahkan oleh kedua orang tua saya di jenjang paling bawah yaitu TK (Taman Kanak-kanak) (TH 2008) Disana saya bersekolah di TK Intan Insani  Kota bengkulu,banyak diajar oleh guru seperti mengaji, hafalan surat pendek, dan solat. Bisa dibilang pada saat itu saya merupakan anak-anak yang lancar dalam mengaji dibanding teman-teman yang lainnya kata guru saya. Banyak perjalanan baik, buruk dimasa ini, yang berujung lulus tahap TK . Naik ketahap SD (Sekolah Dasar) (TH 2009-2015) Disini saya bersekolah di SDN 71 Kota Bengkulu, jumlah siswa sudah mulai meningkat dari sebelumnya. Saya bertemu dan berteman dengan banyak teman, akan tetapi pada masa ini saya lebih berteman apabila sekelas, dan tidak dekat dengan yang berbeda kelas. Masa ini saya sudah mulai satu per satu hilang hafalan surat yang begitu banyak dihafal dikarena kan tidak sering diulang. Saya dan teman-teman lebih sering bermain sumput-sumputan, kejar kejaran dll. Satu moment yang saya ingat,yaitu disaat ...